“Daddy, pinjam mobil, ya.” Aiden menoleh begitu anak pertamanya datang meminta izin meminjam mobil. “Mau ke mana?” “Mau ke rumah Nenek. Soalnya hari ini Riko diajak pergi sama Kakek. Aku sama Riko nginap deh. Besok siang pulang. Udah siap-siap juga.” Aiden menghela napasnya melihat anak pertamanya penuh harap. “Bawa mobil sendiri boleh?” “Emang bisa nyetir?” “Bisa, aku kan minta sopir ngajarin. Udah lama sekali. Makanya waktu itu minta dibelikan mobil. Tapi Daddy nggak kasih.” “Udah bisa nyetir beneran nih? Kalau bisa Daddy kasih lho bawa yang Yaris, kalau nggak bisa jangan.” “Bisa kok, aku janji hati-hati.” Aiden mengangguk pelan. “Jangan sering-sering nyetir, ya. Hati-hati nanti. Terus kabari kalau udah sampai.” Aiden tidak tahu anaknya belajar menyetir pada sopir pribadi