Di rumahnya sudah ada teman-teman Riko yang berjumlah delapan orang. Katanya mereka punya banyak tugas kelompok. Kamar tidur Riko juga tidak akan menampung semuanya. Jadi Aiden alihkan ke kamar sebelah yang juga kosong di kamar tamu. Sementara membiarkan anak-anak sedang belajar. Lara membuatkan cemilan untuk anak-anak. Aiden melihat istrinya ke ruang keluarga. Waktu di sana ada Kadita sedang tidur di pangkuan Aiden. “Daddy, aku pilih Universitas Pelita Harapan boleh?” “Tentuin jurusan juga, Kadita. Mau pilih apa harus disiapkan juga dari sekarang. Kalau soal mau kuliah ke mana sih Daddy nggak masalah. Mau di luar negeri juga bisa. Tapi Daddy nggak bakalan izinin kamu di luar. Daddy nggak bisa awasi kamu. Kalau mau kuliah di sini tinggal pilih aja.” “Aku udah tentuin, Daddy. Mau ambi