"Zaya, kau dari mana saja? Aku mencarimu." Aland mendekati Zaya yang baru dilihatnya, entah dari mana istrinya itu tiba. "Aland!" Zaya terkejut, wajahnya langsung berubah acuh tak acuh. "Kau kemana saja, Zaya?" tanya Aland mencari tahu dengan kerlingan mata yang melebar. "Tadi aku ke kamar kecil," jawab Zaya berbohong. Aland menaikkan alisnya. "Ke kamar kecil?" Aland merasa tidak puas dengan jawaban Zaya, karena gadis itu pergi terlalu lama. "Sepertinya aku memang harus membuatkan toilet pribadi untukmu di mana-mana, Zaya. Kau menghabiskan waktu hampir setengah jam di dalamnya. Aku jadi kasihan pada orang-orang yang mengantri di belakangmu," kata Aland menyindir. "Setengah jam? Apa begitu lama?" batin Zaya tidak percaya. "Padahal aku hanya menguping Bu Arum, tapi kenapa begitu lama.

