Bab 48

1283 Kata

Aluna tidak suka dengan kehadiran Nada. Namun, dia tidak bicara apa-apa, hanya menyibukkan diri dengan pekerjaan yang jadi bagiannya sambil terus menulis tesis. Namun, lama-lama ketenangan yang selama ini susah payah ia bangun terganggu juga. Lagi-lagi karena Nada. Wanita itu muncul semakin sering. Awalnya hanya dimulai dengan pesan singkat, lalu seolah meningkat menjadi kebiasaan. Dan Aluna mengamati semua itu dalam diam. Nada masuk kembali ke kehidupan Kaiden dengan cara sangat halus. Sebuah telepon masuk saat Kaiden sedang berada di koridor kantor. Sebuah pesan yang membuat layar ponsel pria itu menyala ketika mereka sedang berada di ruang rapat. Sebuah makan siang mendadak yang membuat Kaiden meninggalkan kantor selama hampir dua jam. Potongan-potongan kecil. Tidak ada yang is

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN