The Wo(Man) - 64

1407 Kata

Raymon masih melumat bibir Riyu dengan lembut. Sementara Riyu pun hanya pasrah dengan kelopak mata yang sudah terpejam. Rahang Raymon terlihat menegas seiring gerakan kepalanya yang miring. Sedangkan Riyu hanya duduk dengan posisi lurus. Kedua jemarinya mengepal kuat. Itu adalah ciuman pertama bagi Riyu. Detik demi detik pun berlalu. Hingga kemudian Riyu mendengar suara bantingan pintu di luar sana dan membuat dia tersadar, lalu kembali membuka mata. Deg. Riyu mendorong Raymon dengan wajah panik dan juga segera bangun dari duduknya. “K-kamu ….” Riyu berucap gugup. Raymon pun sama gugupnya. Lelaki itu tampaknya juga baru menyadari apa yang sudah dia lakukan. Bola mata Raymon bergerak liar memikirkan sebuah jawaban. Sementara Riyu juga semakin gelisah dan tidak lagi berani menatap wajah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN