59. IS THIS THE TIME?

1155 Kata

Joanna mendadak melebarkan matanya saat melihat sang suami masuk sambil berdecak pelan. Diikuti oleh orang-orang berseragam militer hitam yang sudah menangkap semua anak buah Davos. Dengan sisa kekuatannya, Joanna berlari ke arah Steve dan memeluk lelaki itu erat. Ia menangis tersedu dalam dekapan suaminya. "Sudah kukatakan jangan kemana-mana. Kenapa kau tetap nekat, hm?" Elusan ringan dikepala dan rambut Joanna membuat wanita paruh baya tersebut merasa nyaman dan juga lega. "Maafkan aku," bisiknya lemah. "Maafkan aku, Steve." "Sudahlah. Sebaiknya, kita periksakan keadaanmu dulu," gumamnya sebelum memandang sang anak yang terduduk tak berdaya. Seakan meminta seluruh penjelasan melalui mata tajam milik Steve. Aeron hanya bisa menatap sang ayah datar tanpa menjawab. Ia sudah terlalu lela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN