Antara suara nyanyian Merdu penyanyi dan suara ketawa sambil ngobrol para tamu Café tidak bisa membawa pikiranku menjauh dari nya . Ada sedikit panik dan rasa nggak rela mengingat cerita Ratih tadi. Kalo Aku terus berada di zona gengsi yang tidak jelas ini, maka teori yang di sampai kan Aa' kemarin itu akan menjadi nyata. Mendengar ada lelaki lain yang akan berminat memilikinya membuat kepalaku sakit. Apa yang harus lakukan sekarang? Huh… Tiba-tiba aku menjadi lelaki bodoh yang tidak bisa berpikir. “ Mas Nino kok melamun aja sih.. Ada masalah Mas? “ Ratih menyapaku di sudut ruangan. “ Eh nggak.. Capek aja “ “Owh kirain ada masalah “ “ Rat.. Aku minta nomer Hape kamu dong.. Siapa tau nanti Aku ada perlu “ “Boleh.. Sini Hape Mas “ . Ratih memasukkan angka-angka di Hape ku lalu m