After Marriage - delapan belas

1524 Kata

"Maksud lo apaan?" tanya Zia mendorong bahu Devita dengan sorot mata tajam dan muka memerah penuh emosi. . Zia menaruh curiga kepada manajer sekaligus seseorang yang dia anggap layaknya saudara itu. Zia berpikir sepanjang perjalanan pulang ke apartemen, dari mana Ervan bisa tahu tentang suatu rahasia besar tentangnya itu? Kalau bukan Devita, siapa lagi yang memberitahu Ervan? Karena hanya Devita yang mengenal lelaki yang menjabat sebagai CEO perusahaan e-commerce tersebut. "Ada apa sih, Zii?" tanya Devita tak mengerti. Begitu Zia memasuki apartemen, dirinya mengernyit begitu melihat perempuan itu dengan muka memerah tampak sedang emosi. "Lo... " Zia menunjuk perempuan itu dengan jari telunjuknya. "Pasti elo yang nyebarin sama Ervan, 'kan?" "Nyebarin apa? Gue nggak ngerti," balas Dev

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN