“Minta Beliau nunggu sebentar, saya akan ke situ!” pinta Sandi pada Rani. “Baik, Pak Sandi,” jawab Rani. Setelah itu ia pun langsung menutup teleponnya dan langsung berbicara pada Caca kembali. “Bu Caca diminta untuk nunggu sebentar,” ucap Rani dengan ramah sambil menunjuk ke sofa tunggu yang berada di sudut lobi. “Terima kasih, Mbak,” jawab Caca. Kemudian wanita cantik dengan segala kelembutannya itu pun langsung melangkahkan kakinya berjalan menuju sofa yang telah ditunjuk ooleh resepsionis perempuan itu. Ia tahu jika Andra memang benar-benar sibuk, jadi ketika ia diminta untuk menunggu bukanlah suatu masalah. Rani tampak masih sibuk dengan pemikirannya. Perempuan muda itu masih bingung mencerna siapa sosok perempuan cantik yang saat ini sedang menunggu sang pimpinan perusaha

