Sudah seminggu lebih berlalu. Sekarang Andra tampak sering mengantar dan menjemput Kai ke sekolah. Pria itu bersikap layaknya seorang ayah yang sangat mencintai anaknya. Di salah satu sudut hati Caca juga merasa senang karena ternyata mantan suaminya sangat menerima Kai. “Nanti pulang sekolah, biar aku aja yang jemput Kai ke sekolah,” ucap Andra melalui sambungan telepon. Ya … setelah pria itu mengetahui keberadaan Kai, seolah-olah Andra tidak ingin melewatkan kebersamaan dengan bocah itu meskipun hanya sebentar. Setiap hari ada saja alasan Andra untuk datang ke rumah Caca. Di antara berbagai alasan yang diberikan oleh Andra, tentu sebagian besar adalah alasan sang putra. Caca memang tidak ingin membatasi pertemuan antara ayah dan anak tersebut. Meskipun terkadang Andra seakan tidak

