Rasanya baru kemarin Dayu melihat Andra kecil yang lucu dengan segala tingkah polahnya, dan sekarang putra kecilnya itu telah menjadi seorang suami dan juga ayah dari seorang anak laki-laki yang sangat cerdas. Caca menatap lurus ke depan dan ia merasakan kehangatan dari genggaman tangan suaminya. Ia juga sangat terharu apalagi ketika matanya bertemu dengan mata papa dan mamanya yang tampak terlihat sedang meneteskan air mata. “Terima kasih, Pa … Ma,” batin Caca, dengan mata yang sudah berembun. Kemudian tatapannya beralih pada bocah laki-laki yang duduk di antara papa dan mamanya. Wajah tanpa dosa itu tampak sedang menatap ke arahnya tanpa berkedip. Wajah tampan itu yang selama ini selalu setia menemani dirinya dalam suka dan duka. Ingin rasanya ia memeluk putra semata wayangnya dan

