Bab 114

1674 Kata

Mereka akhirnya kembali, kembali dari semua mimpi dan dunia yang sebelumnya terasa tidak nyata. Ya, meskipun itu hanya kiasan. Bulan madu itu tidak mirip seperti bulan madu, karena hanya Adam yang menganggapnya demikian. Bagi Laura, itu takdir yang harus ia hadapi. Hanya waktu penuh penyiksaan yang dibalut ga.irah, kenikmatan dan senyuman. Karena Laura tidak pernah berniat menikmatinya. Karena jika ia demikian, ia sangat jahat. Ya, meskipun tidak berniat melakukan hal itu. Tetap saja Laura tanpa sadar terhanyut dalam setiap sentuhan, ciuman dan entakan pinggul Adam. Laura terkadang lupa, ia terkadang lupa pada dirinya yang telah berbagi suami dengan kakak tirinya sendiri. Setiap semua sesi berci.nta itu akhirnya selesai, yang tersisa padanya hanyalah kelelahan dan rasa bersalah.

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN