" Dea, aku bersumpah akan menyingkirkan mu. Kamu sudah berhasil menghalangi rencanaku." gumam Elin dengan penuh kebencian sambil menatap kepergian Dea dan juga Lucky, terlihat sangat jelas kalau dia merasa menang dari dirinya, hingga mulai menyusun sebuah rencana untuk menghalangi hati Lucky agar tidak mencintai Dea. " biarkan Lucky menentukan pilihannya sendiri, mana yang terbaik dan mana yang menurutnya cocok untuk dirinya, biarkan dia menentukan sendiri ." ujar Dian saat melihat Elin tidak berhenti menetap kepergian Lucky dan juga Dea . sebenarnya Dian tidak tega melihat kesedihan di mata Elin, hanya saja Dian juga tidak bisa berbuat apa-apa, karena keputusan untuk masa depan Lucky ada di tangan Lucky sendiri, tidak bisa ikut campur soal rumah tangga Lucky, apalagi soal percintaan Luc

