Nicko dalam Bahaya

1001 Kata

Dunia bisnis kelas atas bukanlah sekadar angka di atas kertas; ia adalah rimba yang penuh dengan pemangsa berdarah dingin. Nicko, meski sudah belajar banyak dari Profesor Hendrawan dan mulai membangun perusahaannya sendiri, tetaplah seorang pemuda yang hatinya masih memiliki sisi putih. Ia belum sepenuhnya memahami bahwa di dunia yang digeluti Nona Lucy, jabatan tangan tak selalu berarti kerja sama, bisa jadi adalah sebuah tanda menuju pengkhianatan. Satu pertemuan bisa saja sebuah jebakan yang mendorong siapa pun ke jurang terdalam. Nicko alpa soal itu. Sore itu, saat Nicko dalam perjalanan pulang setelah mengurus dokumen perizinan kantor barunya, sebuah mobil hitam tiba-tiba muncul dan memotong jalannya. Nicko, yang mengira itu hanya masalah lalu lintas biasa, turun dari mobilnya denga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN