"Mas, boleh kalau aku undang temen teman kampus aku gak ke sini?" "Boleh. Mau sambil sebarin undangan?" Tanya Alvano dengan antusias. Dan Atalia masih sangat suka mempermainkan pria itu, jadi dia mengangkat alisnya dan bertanya, "Undangan buat apa? Emang aku mau nikah sama kamu?" Yang seketika membuat Alvano bungkam. Dia harusnya tidak membahas ini, dia harusnya mengajak Atalia makan malam dulu dan meminta secara baik baik padanya. Karena sebelumnya, Alvano memang tidak meminang Atalia dengan benar. "Um, enggak. Ayo sarapan dulu." Dituntun oleh Alvano saat menuruni tangga menuju ke ruang makan. Atalia tidak pernah menolak semua perhatian Alvano, tapi terkadang dirinya selalu menatap sinis pria itu yang membuat Alvano berpikir lebih banyak tentang bagian sikapnya yang mana yang salah.