Saat pertama kali melihat isi apartemen Jaka, Sheila dibuat takjub. Bukan karena kemewahan yang ada, namun pada kesederhanaannya. Apartemen ini tidak seluas unit Roy. Dalam apartemen ini, Sheila melihat satu set sofa minimalis yang harganya hanya berkisar lima jutaan. Ada satu rak buku yang menjadi partisi antara ruang makan dan dapur. Sheila juga melihat dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Sangat standard untuk ukuran apartemen -yang katanya- pemilik perusahaan. Sheila terus saja berjalan berkeliling. Sesekali matanya melirik Jaka yang masih sibuk dengan belanjaan. Di tangannya sudah tergenggam semprotan merica agar Sheila bisa langsung menggunakannya saat situasi terdesak. Dia hanya berjaga-jaga. Tidak salah, ‘kan? Sheila menyadari meski ada dua kamar di sini, tapi hanya satu yang di