Vania dan Abu berada di kamar mereka. Kebetulan hari itu Aby sedang libur dan tetap saja, dia membawa pekerjaan yang belum sempat dia selesaikan ke rumah. Hingga saat ini lelaki itu tengah berkutat di depan laptop. "By, coba pegang perut aku, mereka berdua gerak-gerak. Cepetan," Vania yang sedang tiduran di ranjang dengan sebuah buku parenting di tangannya heboh, saat merasakan bayi kembarnya bergerak teratur. Dia bahkan bisa merasakan gerakan bayi mereka ke arah mana. Saat di raba, tonjolan yang ditimbulkan dari tekanan kedua bayi itu bisa dia rasakan dengan sangat jelas. "Serius, Baby? Sini, biar aku pegang. Aku juga pengen rasain gerakan mereka seperti apa." Aby langsung meletakkan laptopnya ke atas malas dan buru-buru memegang perut Vania pelan. Sayang sekali, gerakan bayi kembar