Kekecewaan itu ditelan oleh Maudy, dia pulang dengan kekecewaan. Mengingat Erik yang menatapnya tajam, mengusirnya bahkan enggan disentuh olehnya. Sampai membuat Maudy berfikir kalau dia memanglah tidak pantas bersama dengan pria itu. Satu keluarga Erik bahkan tidak akan merestui mereka. Ayunda sadar akan hal itu. “Mbak Maudy!” teriak sang guru yang mengejar Maudy dengan mobilnya. “Bu Guru gak usah kejar saya, kembali kesana aja. saya bentar lagi juga nyampe kok,” ucap Maudy yang sedari tadi berjalan sendiri menuju rumah. Dia kabur karena terlalu sakit hati berada disana. “Saya takut disalahkan, hehehehe. Tapi lihat tadi baik-baik aja kayaknya gak papa ya, Bu?” “Ihh ayok naik, jangan jalan kaki. Saya tahu pasti sakit hati. Ayok ah kita cerita yuk.” “Gak papa kok, Bu Guru. Ini bentar la