Episode 32

1864 Kata

Hari demi hari berlalu. Tria menikmati perannya sebagai seorang istri. Setiap pagi ia membantu mama mertuanya menyiapkan sarapan. Ia memang belum bisa memasak seenak Mama Ory. Tetapi ia selalu mengimbanginya dengan tatanan makanan yang cantik. Dengan teliti ia menyusun makanan-makanan itu hingga terlihat cantik dan indah dipandang. Suami dan papa mertuanya sampai merasa sayang saat harus mengobrak-abrik nasi goreng yang sudah dihias cantik oleh Tria. Akbar tetap kaku dan datar seperti biasanya. Hanya saja sekarang ia tidak begitu workaholic lagi. Ia selalu berusaha pulang tepat waktu dan makan malam bersama di rumah. Tria juga selalu menyelesaikan tugas-tugas di kantornya lebih awal agar ia sempat membantu mama mertuanya menyiapkan makan malam bagi mereka sekeluarga. Bu Hanim yang biasa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN