Bab 15. Pusat perhatian

1272 Kata

Seorang Pria muda, yang mengenakan jaket varsity, terlihat sedang celingukan menunggu seseorang. Melihat itu, Giska pun semakin mempercepat langkahnya. Apalagi melihat kondisinya yang basah kuyup, dan bahkan sudah hampir mengering. " Vano, kenapa kamu datang tanpa menghubungiku dulu? " Ujar Giska, berjalan cepat menuju kearahnya. Sementara itu, Giska melihat kelegaan dari raut wajah Pria muda itu. Lega karena telah bertemu dengan Giska, setelah menunggu cukup lama. " Maafkan aku, Kak. Ponselku m*ti, " sahutnya, dengan menundukkan kepalanya. Penampilannya yang basah kuyup hanya membuat Giska mengkhawatirkannya. " Ayo masuk dulu, kita bicara didalam! " Tak mau menunggu lama, Giska pun segera membawanya masuk ke rumah. Dilihat dari dekat, Pria muda itu tentu sangat kedinginan sejak tadi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN