Sejak Stela melahirkan Alex terlihat semakin posesif terhadap Liora, ia sangat tidak sabar dan semua pekerjaannya dilakukan di rumah. Ia ingin menunggu Liora dan menjadi pendamping saat istrinya itu melahirkan nanti. “Hey, kenapa? Perutmu sakit, Honey?”tanya Alex melihat Liora memegang perutnya yang terasa menegang. Liora mengangguk dan wajahnya pucat karena beberapa hari ini ia merasa anaknya seakan turun dari perutnya. “Kita ke rumah sakit saja, ayo bangunlah.” ucap Alex sambil mengecup kening Liora dan mengusap rambut wanita itu. Liora hanya mengangguk menahan rasa sakit yang tiba-tiba menyerang dirinya. Alex menggendong tubuh berat Liora dengan sangat hati-hati sambil melihat Liora melilitkan tangannya pada perut yang terlihat membusung itu. “Ahhh Alex saa—kitt.”Liora merin