~Keith Martin - Because Of You~
Look, why don't you play that song you played for me yesterday?
Oh okay yeah~
That song because of you, cool
This is a song called because of you
Written because of you
Here we go
Oh yeah, oh yeah~
If ever you wondered if you touched my soul yes you do
Since I met you I'm not the same
You bring life to everything I do
Just the way you say hello
With one touch I can't let go
Never thought I'd fall in love with you
Because of you
My life has changed
Thank you for the love and joy you bring
Because of you
I feel no shame
I'll tell the world it's because of you
Seluruh tamu undangan pun mulai berdansa mengikuti alunan lagu kedua. Termasuk Kenia dan Will, serta Macy dan Warren. Ya, pria yang tengah berdansa dengan Macy adalah Warren Porter. Ya, Pria yang menjadi alasan utama akhir masa abu-abu Macy begitu kelam.
"Siapa namamu, Nona?" Tanya Warren membuka percakapan. "Nona?" Panggil Warren yang membuat Macy yakin bahwa Warren sama sekali tidak mengenalinya.
"N, namaku Macy. Macy Allyson" Jawab Macy sembari menunduk.
"Nama yang indah" Ucap Warren sembari tersenyum manis membuat Macy mendongak. "Namaku Warren Porter dari P-Company" Lanjutnya memperkenalkan diri. Meski itu semua tidak perlu karena Macy telah mengetahui semua tentang pria itu ketika mereka masih bersekolah di sekolah yang sama.
"Dari mana asalmu Nona?" Tanya Warren.
"A, aku dari CT Corp." Jawab Macy.
"Kebetulan sekali, aku berencana ingin bekerja sama dengan CT Corp." Ucap Warren. "Apakah seseorang pernah berkata bahwa matamu indah?" Tanyanya lagi.
"Belum ya? Berarti aku orang pertama yang mengatakannya" Ucap Warren melihat Macy tak kunjung menjawab pertanyaannya.
"Terima kasih, Mr. Porter" Ucap Macy
"Dan bibirmu juga sangat seksi" Ucap Warren lagi.
"Terima kasih" Ucap Macy mulai kesal.
Ia kesal mendengar semua ucapan Warren yang terdengar seperti menggodanya karena penampilannya yang telah berubah hingga membuat pria itu sama sekali tidak mengenalinya.
Perlahan Warren mendekatkan wajahnya ke arah Macy hingga membuat Macy memundurkan kepala mengikuti pergerakan Warren.
"Apa yang Anda lakukan, Tuan?" Tanya Macy sebelum Warren lebih mendekatkan wajahnya lagi.
Pertanyaan yang dilontarkan Macy bersamaan dengan berhentinya lagu kedua, itu artinya setiap orang harus kembali ke pasangan masing-masing. Dan Macy sangat bersyukur atas itu.
Macy berputar kembali ke tempat semula dan sepasang lengan kokoh dengan sigap menangkup pinggangnya dan ia meletakkan tangannya di kedua pundak pria tersebut. Macy menatapnya teduh. Sementara ia menatap Macy dengan tersenyum, senyuman yang menenangkan.
Alunan lagu pun kembali terdengar mengiringi mereka di lantai dansa.
~Eveline - I Do~
I know we met
Somewhere before
I'ts look like destiny
Brought it to my door
In your eyes
I can see the love
I've been dreaming love
Baby you're the one
I felt something inside me change that day
I know I never be the same
You know I do
I want to spend my life with you when I awake
I 'll see your face everyday
Through a good and bad time
I'll be right there by your side
I just wanna tell you
I love you
You know I do
Macy menyandarkan kepalanya pada d**a bidang Will dan mengalungkan kedua lengannya pada leher Will. Sementara Will memeluk pinggang Macy erat seakan takut Macy akan pergi darinya.
"Aku selalu di sini bersamamu" Bisik Will.
Ia tahu bahwa sekarang Macy tengah ketakutan, terbukti dengan pandangan teduhnya dan tubuh yang sedikit gemetaran. Ia bahkan hampir meninju wajah pria yang hendak mengambil miliknya jika saja Macy tidak segera menahannya.
Ya, Will melihat semua kejadian itu hingga membuat darahnya mendidih sampai ke ubun-ubun. Namun ia tetap menahan dirinya mengingat mereka sedang berada di tengah keramaian.
Selama suara Eveline terputar, tidak ada yang memulai percakapan di antara mereka berdua. Hanya saling memeluk satu sama lain hingga suara Eveline berhenti mengalun dan terdengar alunan lagu berbeda.
~Ed Sheeran - Perfect~
I found a love for me
Darling just dive right in
And follow my lead
Well I found a girl beautiful and sweet
I never knew you were the someone waiting for me
'Cause we were just kids when we fell in love
Not knowing what it was
I will not give you up this time
But darling, just kiss me slow, your heart is all I own
And in your eyes you're holding mine
Baby, I'm dancing in the dark with you between my arms
Barefoot on the grass, listening to our favorite song
When you said you looked a mess, I whispered underneath my breath
But you heard it, darling, you look perfect tonight
Macy mendongak memandang Will, begitu pula sebaliknya. Mereka saling memandang sembari menikmati alunan lagu dari Ed Sheeran.
"Aku mencintaimu" Bisik Will membuat Macy terkekeh mendengarnya. "Sejak pertama kita bertemu" Lanjutnya yang membuat Macy bingung. Jika sejak pertama kali bertemu itu artinya ketika mereka bertemu di pesawat.
"Pertama kali bertemu? Di pesawat?" Tanya Macy memastikan.
"Bukan" Jawab Will terkekeh.
“Bukan? Lalu?” Tanya Macy semakin bingung karena seingatnya mereka pertama kali bertemu ketika berada di pesawat.
“Ternyata kamu lupa” Ucap Will terkekeh kembali.
“Jangan bermain tebak-tebakan” Ujar Macy.
“Kamu ingat orang yang kamu tabrak di cafe saat di London?” Tanya Will sementara dahi mengerut mencoba mengingat kejadian yang Will maksud.
Tak lama kemudian, Macy menutup mulutnya. Ia ingat, saat hendak keluar dari cafe ia tak sengaja menabrak orang tersebut.
“Itu kamu?” Tanya Macy tak percaya.
“Yes” Jawab Will.
“Tapi, tapi, tapi ‘kok bisa?” Tanya Macy masih tak percaya. “Pantas saja saat di pesawat aku merasa wajahmu sedikit familiar. Ternyata kita memang pernah bertemu sebelumnya” Lanjutnya.
“Dan kamu menghindariku saat melihatku di cafe yang sama” Ucap Will.
“Saat itu kamu juga melihatku?” Tanya Macy terkejut.
“Siapa yang tidak akan melihat bidadari secantik dirimu? Bahkan setan pun tidak akan melewatkannya” Ujar Will.
“Berhenti menggombal. Gombalan recehmu tidak berlaku untukku” Ucap Macy.
“Setidaknya cukup untuk membuat wajahmu merona seperti kepiting rebus” Goda Will.
“Mana mungkin? Cahayanya remang-remang jadi kamu salah lihat” Ucap Macy menahan malu kemudian kembali menyandarkan kepalanya di d**a bidang Will membuat pria itu terkekeh.
"Kenapa?" Tanya Macy.
“Kenapa apa?” Tanya Will balik.
“Kenapa kamu mencintaiku padahal kita belum pernah dekat sebelumnya?” Tanya Macy kembali.
"Kamu adalah wanita pertama yang berhasil memberikan getaran aneh itu padaku" Jawab Will. "Awalnya aku menghiraukannya. Namun saat kita kembali bertemu di pesta ulang tahun Mama, aku kembali merasakan getaran aneh itu hanya dengan melihatmu. Dan kini jantungku hanya akan berdetak kencang untukmu" Lanjutnya.
"Et maintenant je t'aime plus" Ucap Will.
-------
Aku greget sendiri nulis ini wkwk
Love you guys~