“Minuman hangat untuk Nona Lilian,” ucap pelayan itu seraya tersenyum ramah. “Hemm? Untukku?” “Ya Nona. Silakan, lebih baik diminum sepagi ini, baik untuk kesehatan.” “Ohh … tapi aku nggak pesan minuman.” Lilian merasa agak aneh. Sebab biasanya semua makanan dan minuman tersedia di ruang makan. Kecuali ada pesanan khusus, barulah akan diantar ke kamar. Itupun tidak pernah Lilian lakukan. Pelayan di hadapannya masih tersenyum. “Ya Nona, ini adalah minuman oleh-oleh dari London. Semua orang di mansion ini disajikan minuman kesehatan ini. Baik untuk kebugaran tubuh.” “Oh, ya? Hemm baiklah kalau begitu.” Lilian tersenyum kemudian mengambil gelas dari atas baki. “Dan ….” “Hemm? Dan apa?” Lilian sedikit memiringkan kepala.. Kelihatannya pelayan itu akan mengatakan sesuatu lagi tapi agak r

