BAB 151. Kesepakatan

1151 Kata

Axel menatap lurus pada Edwyn yang telah berdiri dengan kedua tangan seperti orang yang sedang meminta maaf. “Permintaan apa?” tanya Axel dengan nada dingin. “Pak Axel, sungguh saya sangat menyesal dengan semua perbuatan saya selama ini. Saya hampir mati di dalam sini Pak, karena saya stres dengan kehidupan di dalam penjara, semuanya terasa berat. Saya nggak sanggup, Pak!” Edwyn menangis tersedu bagaikan seorang anak kecil. Lilian merasa kasihan, tapi Axel masih diam dan hanya memperhatikan saja. “Pak Axel, saya mohon bantuan Bapak, belas kasihan Bapak kali ini saja, tolong bebaskan saya dari penjara ini, maka saya berjanji nggak akan pernah mengganggu Lilian lagi. Kalau Lilian memang ingin bercerai dari saya, maka saya akan langsung menandatangani surat perceraian itu.” Kening Axel m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN