Jack yang sedang berada di teras depan rumah dikejutkan dengan dua pria tinggi yang memaksa masuk ke gerbang pagar tinggi. Karena salah seorang dari mereka terus menggedor pagar besi, Jack terpaksa membuka gerbang pagar. “Siapa kalian? Bikin ribut saja!” teriaknya dengan mata melotot. “Ini rumah Dimas? Di mana dia?” Suara bariton Axel sontak mengejutkan Jack karena orang asing di hadapannya ini bisa tahu jika ini adalah rumah sang bos. “Bukan! Anda salah alamat!” Jack sudah akan menutup gerbang pagar besi tapi Eric segera menahannya. Jack langsung tersulut emosi. “b******k! Berani bikin ulah di sini!” “Di mana Wina dan Lilian? Dua gadis dari panti asuhan yang dibawa paksa oleh Dimas?!” Axel yakin, tidak hanya Wina yang ada di dalam rumah ini, tapi juga Lilian. Apalagi dilihatnya raut

