Bab 68 - Huru-Hara

2110 Kata

Barra senang, proses pembangunan rumah impiannya dengan Riana sudah mulai mendekati kata selesai. Mertuanya memang tidak main-main saat mengatakan rumah impian tersebut akan selesai dalam waktu satu tahunan. Dan ternyata benar. Barra sudah melihat progresnya langsung hari ini. Sayangnya ponsel Barra malah lowbatt, tapi untungnya ia sempat memotret dan mem-videokan penampakan rumah yang tidak akan lama lagi bisa ditempatinya bersama Riana dan Raline. Ia akan menunjukkannya pada Riana karena keadaan wanita itu masih belum memungkinkan untuk datang langsung. Terakhir kali Barra berkomunikasi dengan Riana adalah saat istrinya itu mengirim pesan hendak ke rumah orangtuanya bersama Raline, dan Barra berjanji akan menjemput mereka nanti sore. Tiba di rumahnya, Barra memutuskan merebahkan diri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN