“Raja udah di kasih tau sama bokapnya buat nikahin Raina.” Ucap Ratu dengan suara tercekat, ia sudah bersusah payah untuk berusaha tegar di hadapan Sarah namun tetap saja hanya Sarah yang bisa melihat sisi ter lemah dari Ratu. Ratu berkali-kali terdengar menghela napas, sesekali ia bergumam tidak jelas sembari memainkan ponselnya, bahkan sesekali ia juga menggonta ganti chanel televisi untuk mengalihkan rasa sedihnya. “I told him… that we better to divorce…” Ucapnya pelan. “It’s okay if you want to cry.” Ucap Sarah namun Ratu menggeleng, Ratu mengharamkan air matanya jatuh hanya untuk cinta, tidak akan lagi. “Gua pengen deh kayak gua tuh someday ada di tempat baru, with no one yang tahu siapa gue, kayak new identity gitu, Cuma

