Touch her and i'll kill you

1246 Kata

               “I already told him about my feeling.” Ratu berbicara kepada Sarah namun hanya nampak seperti gumaman kecil yang nyaris tak terdengar. Pukul dua subuh, Ratu berangkat menuju apartement Sarah. Akhir-akhir ini memang Sarah tak menginap di rumah Ratu karena pacar dokternya kini bisa agak lebih sering menemui Sarah setelah shift kerjanya selesai.                “Hah? Feeling apaan? Bukannya lo… OH MY GOD! LO SERIUS NGAKU DI DEPAN RAJA?! NAH KAN GUA JUGA BILANG APA KALAU TERNYATA LO ITU SEBENARNYA SUKA SAMA SUAMI LO CUMA KEPALANG GENGSI SEGUNUNG AJA JADI KAYAK GITU. ANJIR FINALLY AFTER SO MANY YEARS GUA NGAREP HAL INI BAKAL TERJADI! THANKS GOD!” Sarah langsung loncat dari kasurnya, menghampiri Ratu yang tengah menatap kosong ke arah televisi yang terus menyala.                “

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN