Raja tentu punya alasan jelas mengapa ia pergi dari rumah pagi-pagi sekali, ia di telepon oleh papanya untuk menyempatkan diri untuk mampir ke rumah mereka sebelum berangkat bekerja. Raja setuju-setuju saja, Raja pikir memang ada sesuatu penting yang harus mereka bicarakan pagi itu juga jadi tidak ada salahnya jika Raja menyempatkan dirinya. Sesampainya di sana, mama nya masih sama masih bersikap dingin kepada dirinya sementara Kaisar masih terlelap di kamarnya, Raja langsung buru-buru menghampiri papa nya di lantai atas agar ia tidak terlalu lama menghabiskan waktu di sana. “Masuk Raja.” Ucap Mahendra begitu tahu bahwa anaknya sudah berada di depan pintu ruang kerjanya. Raja masuk, lalu duduk di sana, di sofa ruang kerja papa nya, Mahendra mendekat, duduk di

