Ruth meremas sudut tempat dimana ia duduk, melepas satu kancing pakaian nya lalu mengipas tubuhnya yang terasa panas. Risih sekali rasanya saat ini dan ia liar tidak bisa diam di tempat nya. "Kenapa bibir pria ini terlihat menggoda saat ini.". Ruth membatin berharap mereka segera sampai kerumah. Ia meremas rambutnya kuat lalu menatap ke arah Damon kembali. "Kenapa kau menatap ku Ruth?" tanya Damon terus melajukan Supercar itu dengan fokus tanpa ingin melihat kecemasan wanita itu. "Kendalikan saja mobil mu cepat." Ruth meletakkan kepalanya di kaca, menutup mata dan merapatkan kedua pahanya. Ahh--- kenapa ia ingin sekali bercinta malam ini, ia tidak tahan dan otak nya mulai kotor saat membayangkan Damon. "Ahh-- kenapa ini." Keluhnya sembari memegang erat tangan nya sendiri. "Kau heboh s