20.34 Layla termenung begitu dengan Leo, keduanya sama-sama saling memikirkan satu sama lain kemudian berbaring dan lagi-lagi mereka memeluk boneka sebagai pengganti masing-masing. 'Apa kau sudah tidur?' 'Belum. Kau?' 'Sama. Aku merindukanmu.' 'Aku juga Merindukanmu. Ah, ku beritahu sesuatu… aku menangis lagi dan kau tau 'kan jika menangis aku butuh pelukanmu seperti sekarang.' 'Bersabarlah, sebentar lagi kita akan bersama dengan bintang.' 'Jaga dirimu.' 'Kau juga, kuharap waktu berjalan dengan cepat dan kami bisa mendatangimu… daddy.' 'Aku menyukainya.' Mata Layla terasa berat seakan Leo tengah mengusap-usap lembut wajah nya, ia tersenyum sebelum benar-benar terlelap. Sama seperti Layla, Leo pun memejamkan mata berharap waktu cepat berlalu. Sementara di tempat lain seorang pemu

