5 bulan sudah berlalu sejak Anton dan Sein mengumumkan kalau Sean akan segera menjadi seorang Kakak, yang artinya, Sein sedang hamil anak kedua. Tentu saja kabar bahagia itu di sambut suka cita oleh keluarga besar Anton dan Sein, terutama para orang tua. "Mau Mommy bantu?" Sean yang sedang memakai sepatu sontak menggeleng. "Enggak mau," jawabnya tegas. Sekarang Sean sudah bisa melafalkan setiap kata-kata dengan sangat fasih. Hanya saja, Sean belum bisa melafalkan huruf R dengan jelas. "Kak, tasnya ketinggalan," ujar Sein saat Sean akan melangkah menuju pintu keluar kamar tanpa menggendong tas ranselnya. Sean berbalik dan segera mengambil tasnya, lalu menyusul Sein yang sudah menuruni anak tangga menuju ruang makan. "Hari ini, Abang Sean berangkat sekolahnya mau di a

