Setelah 30 menit berlalu, akhirnya Sein selesai membuat bubur ayam untuk Anton. Ia lantas menyajikan bubur tersebut ke dalam mangkuk dan ia juga tak lupa untuk membuat teh madu hangat kesukaan Anton. Setelah semuanya siap, Sein bergegas menuju kamarnya. Sein membuka pintu kamarnya secara perlahan, tidak mau kalau pergerakannya membuat Anton terkejut. Pemandangan pertama yang ia lihat saat ia memasuki kamarnya adalah, sang suami yang sedang meringkuk seperti bayi di bawah selimut tebal dengan posisi membelakangi pintu kamar. Sein menutup pintu kamar, dan tak lupa menguncinya. Sein menghampiri tempat tidur, lalu menaruh nampan yang berisi bubur dan juga segelas teh madu hangat di nakas. Sein menempelkan punggung tangannya pada kening Anton dan ia bisa merasakan suhu tubuh Anton y

