Extra Chapter 1

1358 Kata

Dimas Side. “Ya, ampun. Apa baru saja terjadi gempa di sini?” Tanya Agustin yang baru saja masuk ke dalam rumah Dimas dan menemukan ruang tamu pria itu hancur berantakan. Semua barang-barang berserakan di lantai. Vas bunga, kaca, serta barang mudah pecah kini sudah hancur dan pecahannya juga ikut berserakan di mana-mana. Dindingnya bahkan ikut kotor. “Sebenarnya apa yang terjadi di sini? Kenapa semuanya hancur berantakan?” Tanya Agustin lagi kemudian duduk di hadapan Dimas yang saat ini tengah duduk dengan kepala menunduk. “Tanganmu bahkan penuh darah” Ucap Agustin saat melihat darah yang memenuhi buku-buku jari Dimas. “Apa ini tentang Mikaila?” Tebak Agustin. “Apa lagi kali ini?” Tanyanya seraya mengangkat kaki kiri lalu menumpukannya di atas kaki kanan. Tanpa mengatakan apapun, Dim

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN