Bab 35. Menolaknya

1563 Kata

Happy Reading. Levina menghela napas panjang. Setelah berminggu-minggu menyusun rencana pembalasan dendam, akhirnya ia bisa merebut kembali semua yang telah diambil oleh mantan suaminya. Sebuah senyum tipis menghiasi bibirnya, namun matanya menyimpan bara tekad yang membara. Dari arah dapur, Ethan muncul membawa dua cangkir cokelat panas. Aroma manis minuman itu memenuhi ruangan, sedikit meredakan ketegangan yang memenuhi udara. Ethan menyodorkan salah satu cangkir kepada Levina. "Minumlah, kamu pasti haus," ujar Ethan lembut, tatapannya penuh perhatian. "Terima kasih, Tuan," jawab Levina, menerima cangkir itu dengan senyum tulus. Ia meniup permukaannya sebelum menyesapnya perlahan. Rasa hangat cokelat itu menjalar di tubuhnya, menenangkan saraf-saraf yang tegang. Ethan duduk di sampi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN