Tidak Perlu Melahirkan

1847 Kata

"Tapi Dirga udah janji bakal tanggungjawab sama anaknya. Ya ... setidaknya sampai dia melahirkan, lalu Dirga bisa tes DNA buat buktiin dia anak Dirga atau bukan." Sejenak Rima terdiam mendengarkan perkataan Dirga. Ia pikir ada benarnya juga. Jika semua sudah jelas, maka Dirga tidak perlu lagi berurusan dengan perempuan seperti Angel. "Tapi kalo ternyata dia beneran anak kamu gimana, Ga?" tanya Rima. "Ya ... terpaksa, kita semua harus terima itu." "Apa kamu enggak mikirin perasaan Delia? Dan Papa kamu juga, Dirga. Kamu pikir dia bakal terima dengan mudah kehadiran anak itu, tidak akan," ucap Rima. "Masalah video tempo hari saja Papa marah banget sama kamu, Ga. Sampai ancam kamu gak akan jadi pimpinan perusahaan lagi." Dirga menatap ibunya ragu. Ya! Ia sendiri memang tidak yakin untu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN