“Mah,” Steven mengetuk pintu kamar ibunya. Pintu yang tidak pernah terbuka semenjak video perkelahiannya dan Bastian menyebar di dunia maya. “Buka pintunya sebentar, aku mau bicara.” Steven terus berusaha, meski ibunya belum juga mau bicara dengannya. Pintu kamar terbuka, tapi bukan ibunya melainkan ayahnya yang hanya membuka sedikit pintu seolah tidak mengizinkan Steven untuk masuk dan bertemu ibunya “Pah, aku mau bicara sama Mamah.” Bujuk Steven. Papahnya tidak seperti sang ibu yang langsung mendiamkan Steven begitu tahu pengakuan Bastian malam itu. Tapi kekecewaan jelas terlihat di wajahnya, kecewa yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. “Mamahmu kurang sehat, kondisinya sedikit memburuk karena mogok makan beberapa hari ini. Jangan memperparah keadaan Dengan memaksanya bi