Kamar

1112 Kata

Pagi itu, kapten Ryu turun dengan koper di tangannya dan sudah mengenakan seragam pilot lengkap, dia jelas terlihat tampan dengan seragam itu. Dan ketampanan itu memang di akui oleh Pritha. Dan dia bersyukur telah menikah dengan pria itu meski hanya kontrak sampai punya anak dan melahirkan. Dan siapappun yang melihat kapten Ryu juga pasti mengakui visual yang di miliki sang kapten. Wajah tampan, tubuh tinggi tegap atletis dan tidak terlalu besar, tapi lengannya memperlihatkan otot seolah lengan itu terasa hangat untuk memeluk. "Walah, gantengnya anak mama..." sambut sang ibu yang sudah duduk di meja makan menanti sang putera turun dari tangga, menaruh koper dan mendekat ke arah sang ibu, menyalam dan mencium dahi sang ibu dengan penuh hormat. Sedangkan Pritha masih sibuk menyusun menu di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN