Beberapa hari kemudian. Indonesia. Hari sudah beranjak malam saat Anton sampai di kediamannya. Sudah bisa Anton pastikan kalau Sean pasti sudah terlelap di kamarnya sendiri. Begitu pintu utama terbuka, ternyata Bi Sari lah yang membuka pintu, menyambut kedatangannya. "Sein mana, Bi?" Anton mengedarkan pandangannya ke segala penjuru ruangan, mencari di mana sosok istrinya tersebut. "Di kamarnya, Den. Non Sein dari sore sama sekali belum makan," jawab Bi Sari lesu. Semenjak mendengar kabar meninggalnya Lucas, Sein berubah, bahkan Sein sempat mengalami depresi dan sempat ketergantungan pada obat-obatan penenang, tapi seiring berjalannya waktu, kondisi Sein mulai membaik dan kini sudah tidak lagi mengkonsumsi obat-obatan. Anton mengangguk dan keduanya pun memasuki rumah. "Sea