58. Sorry

1404 Kata

"Kini hujan begitu menyesakkan. Memaksa pikiran mengingat kenangan. Genangan terasa berserakan. Menahan Rindu tak terungkapkan." ----- "Sayang.." "Ya." sahut Kenzie tanpa menoleh sedikitpun ke arah Alya yang kini tengah sibuk berdiri di depan cermin. Entah sudah berapa lama wanita itu berdiri hanya untuk melihat pantulan tubuhnya. Sesekali terdengar ia bergumam sendiri, sesekali ia juga terdengar mendesah tak berarti. "Apa menurutmu sekarang aku tampak berubah?" Kenzie mengalihkan pandangannya ke arah Alya.  "Maksudmu?"  "Kau pasti sangat sadar dengan perubahan bentuk tubuhku, Ken." "Lantas?" dari raut wajahnya Kenzie seperti tak paham kemana arah tujuan pembicaraan istrinya. Alya mendesah pelan, masih memandangi pantulan tubuhnya dari balik cermin. "Aku hanya takut kau merasa jij

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN