Acara lamaran hari ini berlangsung dengan baik. Sudah tengah malam saat aku selesai membasuh wajah dan bersiap tidur. Saat ini Nay tengah sibuk menungguku dengan membaca buku. Aku rebah di samping anakku itu, lalu memalukan dan mengecupi wajahnya. "Nay pinter Bun jadi spy (mata-mata)?" "Keren, cupid spy Geeta Naraya Andhira Majendra number one." Aku kemarin meminta Nay untuk membuat Brian dan Ziva dekat. Intinya aku meminta Nay untu membuat keduanya terus bersama. Agar Nay tidak memberitahu pada Brian tentang apa yang aku rencanakan. Aku katakan pada Nay bahwa ia bertugasnya sebagai peri cinta rahasia yang harus membuat Brian dan Ziva bersama. Beruntung juga Nay tidak banyak bertanya atau meminta upah yabg aneh-aneh selain minta dibuatkan puding karamel. Aku juga meminta Mbak Ani u

