Aku berjalan gontai masuk ke rumah mami. Meski Mas Bumi baik-baik saja tetap saja aku masih syok bayangan kepergian Saga seolah ditarik kembali ke dalam pikiranku. Tubuhku bahkan masih bergetar buat aku kini memutuskan duduk di sofa ruang tamu dan menutupi wajah dengan tangan. "Gimana sama Bumi sayang?" Aku membuka tanganku Dan melihat mami yang kini berada di sampingku. Aku segera memeluk mami. "Mas Bumi enggak apa-apa Mi. Tapi, tangannya patah, tulang kaki ada yang retak, mukanya juga luka-luka. Reres takut banget tadi." Mami mengusap punggungku. "Enggak apa-apa. Sekarang semuanya udah clear kan. Mas Bumi enggak kenapa-napa, tenang ya Nak?" Aku mengangguk, memang aku sudah lebih tenang dibandingkan saat tadi datang ke rumah sakit. Aku pulang karena harus melihat Nay dan Kay sejak k

