**Bumi POV** Melihat Reres berdiri di depan pintu saat tiba tadi buat letupan kecil di sisi-sisi bibirku. Cantik, mungkin bagi sebagian orang wanita gemuk itu tak cantik. Fisik bukan segalanya saat hati sudah bertaut, saat pernah cinta sudah tertancap tak akan ada lagi artinya sebuah penilaian. Pemikiran ku tak selurus ini. Awal saat aku ingat siapa Reres sebenarnya, ada rasa minder juga. Melihat ia secara keseluruhan terlalu sempurna. Latar belakang, pendidikan, semua hal tentangnya adalah kesempurnaan dan aku seorang pria yang coba dekati dirinya? Pernah aku tak percaya diri dan bertanya punya apa? Bisa apa? Sementara aku pernah ia tolak dulu. Aku lalu ingat bahwa ia hanya seorang wanita yang pasti punya sisi lemah apalagi ia baru saja kehilangan seseorang yang begitu berarti dalam hi

