Selamat membaca! Alissa yang masih merasakan kantuk, langsung terlelap dalam tidurnya, sampai ia tak menyadari di mana dirinya berada. Rafka berkecamuk dalam hati, merasa gelisah sejak kehadiran Alissa di dalam selimutnya. Pria itu memandangi wajah Alissa yang tak kunjung membuka mata saat berulang kali ia memanggil namanya. "Lisa! Hei, Lisa! Ya ampun, kenapa kamu totalitas sekali sih kalau soal bersandiwara sampai bisa ketiduran di kamarku," kesal Rafka sambil mengusap wajahnya dengan begitu kasar. Rafka yang tak ingin sesuatu terjadi di antara mereka, terlebih keduanya belum memiliki ikatan halal, ia memilih untuk bangkit dari ranjang dan melangkah cepat menuju bathroom demi menghindari godaan syaitan. "Lebih baik aku cuci muka biar pikiranku nggak melayang ke mana-mana! Dasar y