"Apa yang membuatmu langsung menerima anak di luar nikah itu?" Pertanyaan tersebut meluncur dari bibir Kusuma yang ditujukan pada sang istri. Untuk saat ini, Kusuma masih menyebutnya 'anak di luar nikah'. Sebuah sebutan yang masih enak didengar, cukup sopan daripada 'anak haràm'. Walau kenyataannya benar begitu dan membuat Kusuma tersenyum sinis. Sejak hari dimana Hanafi mengakui perbuatan bejâtnya pada seorang wanita dan fakta besar terungkap bahwa dari hubungan tersebut lahir seorang anak, Kusuma menahan diri untuk tak bertanya demikian pada Atika. Akan tetapi tidak untuk hari ini karena Atika sangat bersemangat untuk menemui anak yang disebutnya 'cucu' itu. Telinga Kusuma risih mendengarnya. Cucu? Oh Tuhan..sepertinya Atika putus asa menanti Hanafi menikah sampai-sampai langsu