Bab 42

1022 Kata

Eliza mengerjabkan matanya dan melihat ada Lorenzo di sampingnya yang memang menunggunya untuk sadar. "Sayang." Lorenzo benar-benar lega karena Eliza sudah sadar setelah tiga jam lamanya dia tertidur. Eliza melihat ke segala arah dan menyadari jika dirinya ada di rumah sakit. Dia tiba-tiba terkejut dan reflek duduk yang membuat Lorenzo juga terkejut. "Ada apa, Sayang? Apa ada yang sakit?" Jelas saja Lorenzo khawatir karena takut jika ada yang sakit dari dalam tubuh Eliza. "Janinku tidak apa, Kan?" Tanya Eliza yang membuat Lorenzo menegang dan diam membisu, dia bahkan tidak tega untuk mengatakan yang sebenarnya. "Kau diam saja? Apa arti diammu, Lorenzo!" Eliza marah karena Lorenzo hanya diam saja, "Aku akan mencari tau sendiri jika kau tidak mau memberitahuku." Eliza ingin melepaskan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN