Belum satu bulan Eliza pulang, dia mengalami mual muntah yang membuat Lorenzo jelas saja khawatir. Lorenzo sudah ingin membawanya ke rumah sakit namun Eliza menolaknya. "Kau sudah tiga kali muntah, Sayang. Jika kau tidak mau di bawa ke rumah sakit, setidaknya aku memanggil dokter ke sini, kau mau ya." Lorenzo masih berusaha membujuk Eliza namun dia menggeleng. "Aku baik-baik saja, mungkin aku hanya kelelahan," jawabnya. "Maafkan aku. Sepertinya ini karena ku menganggumu setiap malam." Lorenzo akhirnya merasa bersalah sendiri karena memang hampir setiap malam dia meminta jatah kepada Eliza dan tidak membiarkan tidur tepat waktu, bahkan terkadang Lorenzo pernah memintanya tengah malam atau pagi dini hari sehingga dia menjadi kurang tidur juga. Eliza terkekeh dan menggeleng. "Bukan sala
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


