Bab 22

1009 Kata

Eliza mengerutkan dahinya dengan perkataan Lorenzo. "Kenapa, Sayang?" Tanyanya. "Entahlah, di tubuhmu ada parfum orang lain," jawab Lorenzo jujur yang membuat Eliza akhirnya mengingatnya, jika tadi Felix sempat memeluknya karena dia hampir terjatuh. "Tadi ada anak kecil yang menabrakku dan membuat aku hampir terjatuh, aku di tolong oleh salah satu penghuni unit apartemen di sini, dia tidak sengaja memelukku," ucap Eliza jujur yang membuat Lorenzo terkejut dan cemberut. "Dia memlukmu?" Ucap Lorenzo yang cemburu. "Tidak sengaja, aku langsung mendorong tubuhnya agar pelukannya terlepas." Ucap Eliza yang mengerti sepertinya Lorenzo sedang cemburu. "Baiklah, jika ada yang ingin menolongku lagi, aku tidak akan mau dan memilih untuk terjatuh saja." Sambungnya. "Tidak! Bukan begitu. Baiklah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN