Hari-haru berlalu, kini Lorenzo sudah pindah ke negara lain, di mana hanya dia dan Eliza yang tinggal di sana, mereka juga membeli rumah sederhana atas permintaan Eliza. Lorenzo jelas saja menyetujuinya, dia tidak mempermasalahkannya asal bisa hidup bersama dengan istrinya. "Sayang." Panggil Lorenzo yang baru saja keluar membeli bahan yang di inginkan oleh Eliza. Eliza hanya menoleh dan tersenyum tipis karena dia sedang memotong sayuran yang akan di buat nanti. Lorenzo menghampiri Eliza dan mencium keningnya. Sebenarnya dia sudah ingin mempekerjakan pelayan tapi Eliza tidak mau dan benar-benar hanya hidup berdua, semua pekerjaan rumah di kerjakan bersama kecuali mencuci, Lorenzo tidak mengizinkan dan tidak menerima negosiasi ketika Eliza benar-benar ingin menjdi ibu rumah tangga. Dia ti

