Sudah puas mengetahui perkembangan anak kembar yang tidak lama lagi akan lahir, mereka kembali pulang ke rumah. Seperti kesepakatan di awal, si kembar akan menemani Aina karena sudah terlanjur izin kerja sedangkan Angga memilih pulang karena masih harus packing untuk nanti malam. Pulang dengan perasaan lega dan bahagia, mereka benar-benar menantikan kehadiran anak kembar itu. Semuanya sudah diatur sebaik mungkin, si kembar juga membuat jadwal kembali untuk Aina berolahraga ringan dan lainnya. Pokoknya, mereka memberikan yang terbaik untuk Aina dan anaknya. Mereka semua totalitas sekali sampai-sampai segitunya ke Aina. Baiknya, bukan kaleng-kaleng. Sesampainya di rumah, Angga hanya mengantar sampai depan rumah saja dan melanjutkan perjalanan kembali. Mobil yang sejak tadi mengikuti mereka

